This Is Why I Hate WhatsApp

Entah apes apah akuh ini, guru kelas si bocil lupa masukin nomorku di grup WhatsApp kelas untuk Home Learning. Huaaa.

Jadinya ketinggalan info dan bahan untuk hari pertama belajar di rumah deh. Hiks.

Akhirnya sih masih terkejar nyiapin bahannya. (Thanks to mamih L yg super gesit 🥰).

Tapi jadi inget kenapa aku gak suka sama WhatsApp.

Pertama, kalo belakangan masuk grup WA, mao jungkir balik sekalipun, ga bakal bisa liat arsip sebelumnya; dari chat sampai file.

Enakan pake Telegram. Meski masuk grup paling telat sekian purnama berlalu, kita tetep bisa liat arsip dari awal terbentuknya grup. (Kecuali disetel sebaliknya oleh pembuat grup).

Kedua, karena WA dimaksudkan juga untuk kirim-kirim file materi pelajaran, bisa dijamin memori internal hp bakal cepat terkuras. Alhasil musti rajin-rajin hapus file lain yg udah gak perlu.

Sementara di Telegram, file segede gambreng juga gak bikin gendut memori internal. Dan bisa disetel supaya otomatis hapus sendiri dari hp sesuai waktu yg kita setel.

Ketiga, amit-amit nih, kalo tetiba WA error – apalagi hp error, lalu terpaksa instal ulang. Duh. Dijamin lenyap tuh arsip chat dan file, sekali pun udah aktifin backup terjadwal.

Again, Telegram lebih nyaman karena backup tersimpan di cloud. Tinggal login di desktop sementara instal ulang Telegram.

Eniwei, alasan bikin grup WA baru yang one-way-chat ini tuh karena takut info penting guru tenggelem dalam percakapan konsultasi.

Huaaa. Malah di Telegram sebetulnya gak ada masalah itu karena kita bisa pakai fitur Pin. 😅

Chat yg penting, misal agenda harian, tinggal ditancepin pin agar selalu muncul paling atas ketika kita buka Telegram.

Update:

Teringatnya, kenapa sekolahan gak pake grup di Google Hangouts aja ya? Kan ini bawaan si Google dan langsung terintegrasi dengan berbagai layanan Google lainnya.

Bisa dijadikan grup chat antara guru dan ortu, bahkan grup chat antara guru dan anak-anak sendiri.

All you need is Google ID, which is GMail account (for parents) or School account (for kids).

Google Hangouts ini bisa diakses lewat aplikasi di smartphone / tablet, maupun web di browser smartphone / tablet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *